<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bonus demografi &#8211; PWI Kota Bandung</title>
	<atom:link href="https://pwikotabandung.com/tag/bonus-demografi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pwikotabandung.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Dec 2019 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>

<image>
	<url>https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-pwi-kota-bandung-1-32x32.png</url>
	<title>bonus demografi &#8211; PWI Kota Bandung</title>
	<link>https://pwikotabandung.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atal S. Depari: Para Tokoh Muda Harus Bermimpi untuk Indonesia 2045</title>
		<link>https://pwikotabandung.com/2019/12/atal-s-depari-para-tokoh-muda-harus-bermimpi-untuk-indonesia-2045/</link>
					<comments>https://pwikotabandung.com/2019/12/atal-s-depari-para-tokoh-muda-harus-bermimpi-untuk-indonesia-2045/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PWIkbdg]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 10:02:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Atal Depari]]></category>
		<category><![CDATA[bonus demografi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia 2045]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah penduduk]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Muda]]></category>
		<category><![CDATA[usia produktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://pwikotabandung.com/?p=206035</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Karena menyambut 100 tahun indonesia, di mana Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif paling tinggi, antara usia 45-54 tahun,&#8221; ujar Atal. JAKARTA, PWI Kota Bandung &#8212; Melanjutkan seminar jilid pertama yang terselenggara dengan baik pada Oktober lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melanjutkan seri diskusi yang amat penting yaitu Seminar 100 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>&#8220;Karena menyambut 100 tahun indonesia, di mana Indonesia akan
mendapatkan bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif paling
tinggi, antara usia 45-54 tahun,&#8221; ujar Atal. </em></strong></p>



<p><strong>JAKARTA, PWI Kota Bandung &#8212; </strong>Melanjutkan seminar jilid pertama yang terselenggara dengan baik pada Oktober lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melanjutkan seri diskusi yang amat penting yaitu Seminar 100 Tahun Indonesia Jilid II &#8220;Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045&#8221;. </p>



<p>Seminar tersebut sedang
berlangsung di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan
nomor 17, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019) pagi. </p>



<p>Ketua Umum PWI Pusat, Atal S.
Depari, dalam pidato pembuka, menyatakan alasan mengapa PWI merasa penting
untuk membuat serial seminar ini. </p>



<p>&#8220;Karena menyambut 100 tahun
indonesia, di mana Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dengan jumlah
penduduk usia produktif paling tinggi, antara usia 45-54 tahun,&#8221; ujar
Atal. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="745" height="392" src="http://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2019/12/Atal-S-Depari-Para-Tokoh-Muda-Harus-Bermimpi-untuk-Indonesia-2045-2.jpeg" alt="" class="wp-image-206037" srcset="https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2019/12/Atal-S-Depari-Para-Tokoh-Muda-Harus-Bermimpi-untuk-Indonesia-2045-2.jpeg 745w, https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2019/12/Atal-S-Depari-Para-Tokoh-Muda-Harus-Bermimpi-untuk-Indonesia-2045-2-300x158.jpeg 300w" sizes="(max-width: 745px) 100vw, 745px" /></figure>



<p>Jika usia 100 tahun Indonesia itu
tidak dipersiapkan matang, lanjut Atal, maka warga Indonesia yang tidak
produktif akan jauh lebih besar dan itu berarti kemunduran bagi Indonesia di
tengah era globalisasi dan digitalisasi yang makin maju.</p>



<p>&#8220;Periode 100 tahun ini
tinggal 26 tahun lagi. Setiap periode kepemimpinan harus berkontribusi untuk
menghadapi bonus demografi ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Menurut Atal, untuk seminar seri
kedua hari ini terbilang agak unik dan spesial karena yang PWI hadirkan dalam
seminar adalah tokoh-tokoh muda wanita pilihan. </p>



<p>&#8220;Insya Allah pemikirannya
memberikan persepsi positif buat kita untuk hadapi 2045 mendatang. Dan di sini
bukan hanya pembicaranya yang wanita tapi moderatornya juga wanita. Saya kira
Anda sudah kenal semua Tina Talisa,&#8221; ucap Atal.</p>



<p>Para narasumber yang menjadi
pembicara dalam agenda diskusi tersebut adalah Wakil Gubernur Lampung,
Chusnunia Halim; Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko; Bupati Jember, Faida, dan peneliti
politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Adriana Elisabeth.</p>



<p>&#8220;Saya senang betul karena
saya sendiri yang laki-laki duduk di tengah mereka,&#8221; tambahnya disambut
tawa para hadirin.</p>



<p>Lanjut Atal, ada alasan memilih
tajuk serial seminar ini mengenai mimpi tokoh muda. Menurutnya, setiap bangsa
di dunia harus selalu bermimpi. </p>



<p>&#8220;Bahkan, semua yang ada di
dunia ini harus diawali dengan mimpi. Para tokoh muda ini harus bermimpi untuk
Indonesia 2045,&#8221; tegas Atal lagi. <strong>*red</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pwikotabandung.com/2019/12/atal-s-depari-para-tokoh-muda-harus-bermimpi-untuk-indonesia-2045/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
