HPN 2021, PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Bakti Sosial

HPN 2021, PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Bakti Sosial

PWI KOTA BANDUNG — Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, PWI Kota Bandung bekerjasama dengan PWI Peduli Kota Bandung, IKWI Kota Bandung dan SMSI Jawa Barat, bakal menggelar bakti sosial berupa donor darah, Kamis mendatang (04/03/2021).

Donor darah rencananya akan dilaksanakan dimulai pukul 12.00 WIB sampai 16.00 WIB di Lantai 2 gedung PMI Kota Bandung Jln. Aceh.

Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah menyebutkan kegiatan tersebut bukan baru kali ini saja dilakukan PWI Kota Bandung, namun merupakan kali kedua setelah HPN 2020 lalu.

“Ini merupakan yang kedua, dimana tahun lalu kita juga menggelar donor darah dengan PMI Kota Bandung yang diikuti sedikitnya 35-40 anggota PWI,” jelas Hardiyansyah, Selasa (02/03/2021) di Sekretariat PWI Kota Bandung Jl. Ahmad Yani 262, Bandung.

Menurutnya, darah merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendesak disaat masyarakat membutuhkan. Karena itu, pihaknya selalu menekankan, untuk membantu masyarakat dalam hal ini donor darah, terlebih ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Donor darah merupakan wujud kepedulian PWI Kota Bandung terhadap sesama, terutama untuk membantu PMI dalam memenuhi ketersediaan darah,” ucapnya.

Selanjutnya Hardiyansyah mengimbau kepada seluruh anggota PWI Kota Bandung agar mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan, utamanya istirahat yang cukup.

PWI Kota Bandung Tandatangani MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universitas Sangga Buana dan STAIPI

PWI Kota Bandung Tandatangani MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universitas Sangga Buana dan STAIPI

PWI KOTA BANDUNG – Seluruh anggota PWI Kota Bandung, diimbau untuk dapat mewujudkan misi organisasi melalui pemberitaan yang seimbang, berintegritas dan edukatif sehingga dapat memberikan kontribusi dalam membantu pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung, Hardiyansyah menyampaikan hal itu saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Kota Bandung 2021, yang digelar diruang Tengah Balai Kota Bandung dan diintegrasikan secara virtual dengan petunjuk puncak HPN 2021 tingkat pusat bersama Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Ketua DPRD Kota Bandung Ade Supriadi, Unsur Forkopimda, Rektor Universitas Sangga Buana (USB) Bandung, Dr. Asep Effendi, SE., M.Si., PIA., CFrA., CRBC., Ketua STAIPI, Dr. Nurmawan, M.Ag., pengurus PWI Kota Bandung dan undangan lainnya.

Pada saat HPN 2021 ini, dilaksanakan juga penandatanganan MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi antara PWI Kota Bandung dengan Universitas Sangga Buana (USB) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Persis (STAIPI), yang diantara adalah beasiswa kuliah untuk anggota PWI Kota Bandung beserta keluarganya.

MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Persis, di Ruang Tengah Balai Koya Bandung, Selasa (9/2/2021).

Melalui kerjasama tersebut, diharapkan anggota PWI Kota Bandung bisa mendapatkan ilmu dan memberikan wartawan yang profesional dalam menyampaikan program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

“Kolaborasi ini untuk meng-upgrade ilmu teman-teman anggota PWI Kota Bandung beserta keluarga. Dan yang ingin mendapatkan tambahan ilmu, bisa berkuliah di 2 perguruan tinggi secara gratis, ”ungkap Hardiyansyah.

Sebelum penandatanganan, Rektor Universitas Sangga Buana (USB) Bandung, Dr. Asep Effendi, SE., M.Si., PIA., CFrA., CRBC., Memaparkan bahwa kerja sama ini merupakan bukti kontribusi Universitas Sangga Buana terhadap Pemerintah Kota Bandung.

Rektor USB Dr. Asep Effendi berharap, sinergitas positif antara media dengan perguruan tinggi ini dapat membantu membuat program-program untuk Bandung lebih maju.

“Di kami ada program yang namanya Bakti Sangga Buana untuk anak negeri, inilah salah satu bukti kontribusi kami terhadap Pemkot Bandung yaitu berupa beasiswa untuk anak negeri,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua STAIPI, Dr. Nurmawan, M.Ag., yang menyambut baik kolaborasi bersama PWI Kota Bandung serta siap mengimplementasikan kerjasama yang saling menguatkan satu sama lain.

Sementara Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, dalam konteksnya menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif wartawan kota Bandung dalam mengedukasi informasi dan mengedukasi masyarakat, khususnya dalam membantu pemerintah dalam pandemi Covid-19.

“Saya merasa bangga, keluarga besar PWI kota Bandung sangat aktif dalam penyebaran informasi dan pendidikan yang terkait dengan pandemi, yang mudah-mudahan konsisten hingga masalah ini benar-benar tuntas,” katanya.

Yana berharap berita peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 dapat menjadi momentum peran dan konsistensi wartawan dalam membantu penyebaran virus corona. Salah satunya dengan informasi yang menyeluruh tentang pandemi dan selalu mengajak masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Peringatan HPN 2021 harus menjadi momentum peningkatan peran dan konsistensi wartawan dalam membantu penyebaran virus corona, agar kehidupan warga kembali pulih seperti sediakala,” tambahnya.

MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut, ditandatangani oleh Ketua PWI Kota Bandung H. Hardiyansyah, SH., Rektor USB Dr. Asep Effendi, SE., M.Si., PIA., CFrA., CRBC., Dan Ketua STAIPI, Dr. Nurmawan, M.Ag., dengan disaksikan oleh Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, SE., MM., Dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ade Supriadi, SE.

Ini Pesan Menkumham Bagi Media Mainstream di Tengah Disrupsi Media Sosial

Ini Pesan Menkumham Bagi Media Mainstream di Tengah Disrupsi Media Sosial

Jakarta, PWI Kota Bandung Keberadaan dan pengaruh media sosial (medsos) terhadap masyarakat Indonesia, sangat dahsyat. Dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa dan pengguna handphone 378 juta, internet dapat memberikan keuntungan, sekaligus kerugian. Tidak hanya sampai disitu, medsos dinilai dapat mengancam media mainstream.

“Tidak hanya media, kita juga bisa melihat pasar-pasar, market tradisional mengalami disrupsi yang perlu disikapi,” jelas Menkumham Yasonna Laoly saat menjadi Keynote Speaker di seminar bertajuk Regulasi Negara dalam Menjaga Keberlangsungan Media Mainstream di Era Disrupsi Medsos, di Jakarta, Kamis (04/02/2021).

Menurutnya, hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, namun dibelahan dunia juga demikian. Dari total pengguna internet di Indonesia 170 juta, di antaranya pengguna media sosial.

“Pemerintah negara negara di dunia pusing mengelola medsos. Kami pernah bertemu antar pemimpin negara di Australia salah satunya membahas perkembangan medsos karena terkait terorisme,” terangnya seraya meminta media mainstream menjaga kualitas pemberitaan meski ditengah tantangan disrupsi media sosial.

Sementara Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari mengatakan, tekanan disrupsi media sosial terhadap media mainstream semakin kuat. Disrupsi ini muncul dengan semakin cepatnya penetrasi bisnis mereka melalui mesin pencari dan situs e-commerce yang memberi guncangan sangat besar pada media mainstream.

“Di tengah krisis karena pandemi ini, kehadiran disrupsi media social membuat media mainstream semakin terpukul. Jika keadaan ekonomi ini berlanjut saya tidak membayangkan apakah masih ada kemampuan media untuk hidup lebih lama,” pungkas Atal.

Salah satu penolong adalah kerjasama, seperti misalnya google dan facebook. Seminar tersebut merupakan rangkaian Hari Pers Nasional 2021.

 

Presiden Joko Widodo Dipastikan Hadir Pada Hari Pers Nasional 2021

Presiden Joko Widodo Dipastikan Hadir Pada Hari Pers Nasional 2021

Jakarta, PWI Kota Bandung — Presiden Joko Widodo dipastikan akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dari Istana Merdeka secara Virtual pada puncak acara HPN 9 Februari mendatang.

Kepastian kehadiran presiden tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ketika menerima Audensi secara virtual Pengurus PWI Pusat dan Panitia Hari Pers Nasional 2021 Selasa, (2/2/2021)

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden akan mulai hadir dalam rangkaian HPN 2021 pada pukul 09.30 WIB. Pratikno juga berharap lewat momentum Hari Pers Nasional 2021 yang mengangkat Tema “Bangkit Dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan”, dirinya berharap pers sebagai salah satu pilar demokrasi bersama negara bisa mengawali kebangkitan dan kekuatan untuk keluar dari pandemi covid-19.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat yang juga Penanggung Jawab HPN 2021, Atal S.Depari melaporkan tentang kesiapan pelaksanaan HPN 2021 yang tahapannya sudah dimulai dari tanggal 4 Februari dengan menghadirkan serangkaian kegiatan seperti seminar, konvensi dan acara puncak yang dipusatkan di Ancol ini akan diikuti secara virtual ribuan wartawan anggota PWI dari seluruh Indonesia serta anggota organisasi konstituen Dewan Pers.

Dalam audensi virtual dengan Mensesneg, Atal S Depari di dampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman Mochtar, Ketua Panitia HPN Auri Jaya, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Bendahara Umum Muhammad Ihsan, Wakil Bendahara Umum PWI Pusat Dar Edi Yoga, Kesit B Handoyo, Merdy Sofiansyah dan Penanggung Jawab Humas HPN Mercys Charles Loho.

IKWI Gelar Webinar untuk Memacu Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

IKWI Gelar Webinar untuk Memacu Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

JAKARTA, PWI KOTA BANDUNG — Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (PP IKWI), gelar Webinar PWI-IKWI bertema “Memacu Lifestyle Halal Menuju Indonesia Sebagai Negara Rujukan Pusat Halal Dunia” pada Rabu, (20/1) siang.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian Hari Pers Nasional tahun ini, yang akan berlangsung pada 9 Pebruari 2021.

Seminar ini dipusatkan di Kantor PWI Pusat, Jakarta dengan dikuti oleh ratusan anggota IKWI dari seluruh Indonesia, dan juga anggota PWI, serta wartawan dari sejumlah media nasional secara virtual.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari, mengatakan
pers terus mendorong pemerintah dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia. Hal ini tentu tidak terlepas dari populasi Indonesia sebagai muslim terbesar dunia.

Atal menuturkan sejak 20 tahun lalu ekonomi syariah, terutama industri perbankan, sudah mulai tumbuh di Indonesia dengan perkembangannya secara bertahap.

“Pertumbuhan ekonomi Syariah ini, banyak melibatkan masyarakat pers dalam menyampaikan pesan-pesan informatif, literasi, dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Atal dalam sambutannya.

Menurut dia, banyak produk-produk halal unggulan di Indonesia memang banyak. Di antaranya ada halal food dan fashion. Semua ini menggiring masyarakat untuk mengubah gaya hidup dari konvensional ke gaya hidup halal secara syar’i (halal lifestyle).

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Head of Financing Card Business BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari, Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Afdhal Aliasar, dan CEO & Founder PT Ammana Fintek Syariah, Lutfi Adhiansyah.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia, Indah Kirana mengatakan webinar tentang lifestyle halal ini sangat diperlukan, terutama bagi kaum ibu untuk mengetahui apa itu produk halal dan tidak halal.

Menurut Indah, dalam belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat sering tidak tahu mana produk halal dan tidak halal, karena penempatannya tidak dipisahkan oleh pengelola toko.

“Saya pernah membeli sosis di satu swalayan yang cukup besar di Jakarta. Sampai di rumah, asisten saya bilang kalau itu daging sosisnya tidak halal karena beda warna dan seratnya. Dan setelah diteliti, ternyata benar,” ungkap Indah yang hadir langsung di lokasi acara.

Hal seperti itu, lanjutnya, mungkin banyak dialami oleh masyarakat karena tidak ada pembatas produk halan dan non halal.

“Ini baru dari produk makanan. Bagaimana dengan produk jasa lainnya seperti perbankan, asuransi, dan lainnya. Disini kita perlu memahami masalah produk syariah dan gaya hidup halal,” tambah Indah.

Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

JAKARTA, PWI KOTA BANDUNG – Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang merupakan penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Indonesia.

Anugerah Jurnalistik Adinegoro diberikan kepada wartawan yang telah terseleksi melalui karya-karya jurnalistik yang sudah dimuat, ditayangkan, atau disiarkan sepanjang tahun 2020.

“Ini terbuka bagi semua wartawan yang bekerja secara aktif pada satu perusahaan media massa cetak, televisi, radio, atau media siber,” kata Ketua Panitia Tetap Anugerah Jurnalistik Adinegoro, Rita Sri Hastuti.

Terdapat enam kategori Anugerah Jurnalistik Adinegoro:

  1. Indepth reporting untuk media cetak (AA1)
  2. Indepth reporting untuk media siber (AA2)
  3. Indepth reporting untuk media televisi (AA3)
  4. Indepth reporting untuk media radio (AA4)
  5. Foto berita untuk media cetak dan media siber (AA5)
  6. Karikatur opini untuk media cetak dan media siber (AA6).

Pemenang tiap kategori akan mendapatkan hadiah Rp50 juta, trofi, serta piagam penghargaan dari PWI/Panitia HPN 2021.

Para peserta akan dinilai berdasarkan karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau disiarkan pada media cetak, media siber, media televisi, atau media radio periode 1 Desember 2019 hingga 30 November 2020.

Karya indepth reporting atau liputan berkedalaman baik media cetak, media siber, media televisi, maupun media radio tidak bersambung/tidak berseri.

Syarat Pengiriman:

  1. Setiap wartawan dari satu media dapat mengirimkan maksimal 5 karya per kategori (dengan catatan, satu media, maksimal 15 karya dari setiap kategori).
  2. Karya indepth reporting pada media cetak, media siber, media televisi, dan media radio wajib menyertakan link karya melalui Google Form atau Formulir pendaftaran yang bisa diakses melalui link: https://bit.ly/2PB4ugT
  3. Karya foto dan karikatur di media cetak atau media siber, wajib mengirimkan dalam bentuk soft file beserta caption yang di-upload pada Google Form atau formulir pendaftaran yang bisa diakses melalui link tersebut di atas.
  4. Seluruh karya dari seluruh kategori wajib disertai sinopsis/cerita singkat (2-3 paragraf) mengenai isi dan proses pembuatannya. Khusus untuk karya televisi dan radio disebutkan pula clock_ program bersama sinopsis.
    5.Setiap peserta wajib mengisi formulir dengan menyertakan salinan identitas diri (kartu karyawan) dan surat pengantar dari redaksi.
  5. Khusus untuk televisi, karya minimal harus dalam format minimal 720p (HD). Jika ukuran file lebih dari 100MB, wajib dikirimkan melalui layanan video streaming seperti Youtube, vidio.com atau lewat layanan cloud sharing, seperti gdrive, dropbox dan sejenisnya. Cukup hanya menuliskan/menyertakan link-nya saja di bagian form online yang sudah ditentukan. Pastikan link nya bisa diakses oleh panitia dan dewan juri.

Batas Pengiriman:

Bagi seluruh peserta sudah bisa mengirim karyanya mulai hari ini, Senin 10 Agustus 2020 hingga batas akhir nanti pada 30 November 2020.

Dewan juri dalam Lomba Anugerah Jurnalistik Adinegoro ini terdiri atas tokoh pers, pengamat, dan akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional.

Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dapat menghubungi Pantap Anugerah Adinegoro 2020-2023 Katherina M Saukoly (WA: 0812-8699-3551), Widya (WA: 0812-1490-3421 atau 021-3453131) dan bisa juga melalui email: anugerahjurnalistik.adinegoro@gmail.com.

Penjurian akan berlangsung bulan Desember 2020-Januari 2021.

Menurut rencana, penyerahan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020 akan dilangsungkan di TVRI menjelang acara puncak HPN 2021.

Provinsi Sulawesi Tenggara Ditetapkan Menjadi Tuan Rumah Rangkaian Peringatan HPN 2022

Provinsi Sulawesi Tenggara Ditetapkan Menjadi Tuan Rumah Rangkaian Peringatan HPN 2022

JAKARTA, PWI KOTA BANDUNG – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap akan menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Hanya saja, waktunya bergeser dari sebelumnya tahun 2021 menjadi 2022.

Pergeseran waktu pelaksanaan HPN di Sultra itu telah diputuskan dalam Rapat Pleno Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan telah disetujui pimpinan Pemprov Sultra, Rabu (5/8/2020). Puncak peringatan HPN diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari.

“Provinsi Sulawesi Tenggara tetap menjadi tuan rumah HPN. Hanya saja, karena pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, maka HPN di Sulawesi Tengga digeser menjadi tahun 2022,” ujar Ketua Umum PWI Atas S Depari.

Menurut Atal, peringatan HPN yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia dimaksudkan supaya kegiatan setiap tahun ini bisa berkontribusi secara positif terhadap daerah yang menjadi tuan rumah.

“Kontribusi positif yang paling dirasakan adalah datangnya ribuan orang ke daerah tersebut sehingga terjadi berputaran ekonomi rakyat yang luar biasa. Tetapi, dengan adanya Covid-19 ini, saya khawatir jika kegiatan ini tetap dilaksanakan di Sultra tujuan itu bisa jadi tidak akan tercapai,” ujar Atal.

Di samping itu, kata Atal, pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh terhadap segala aktivitas termasuk persiapan perayaan HPN 2021. Aktivitas penerbangan, hingga kegiatan fisik maupun pertemuan langsung yang masih sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan bisa berbuat banyak di daerah tuan rumah.

Menurut Atal, ada beberapa daerah yang akan menjadi tuan rumah HPN 2021. Tetapi, dia belum menyebutkannya karena masih dalam pembahasan dan penjajakan kepada calon tuan rumah tersebut.

Sementara itu, Sekprov Sultra, Nur Endang Abbas, mewakili gubernur dalam rapat tersebut didampingi Staf Ahli Gubernur, Kadis Kominfo, dan Kadis Pariwisata. Bergabung pula Ketua PWI Sultra, Sekretaris PWI dan para pengurus serta Ketua SMSI Sultra dan pengurus dalam rapat yang dipandu dari Rujab Gubernur Sultra di Kendari.

Nur Endang mengapresiasi pada pengurus pusat yang masih mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah HPN meski bergeser menjadi tahun 2022.

Menurutnya, Pemprov akan lebih siap lagi jika dua tahun masa persiapan untuk menyambut kegiatan nasional berskala besar itu. Apalagi menghadirkan presiden di Bumi Anoa.

“Kami sangat berterima kasih kepada PWI pusat dan sangat bangga karena masih mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah tahun 2022. Kami akan berusahakan semaksimal mungkin untuk menjadi tuan rumah dan menyambut para tamu se Indonesia dan negara sahabat di sini, yang lebih baik,” kata Nur Endang yang baru dilantik menjadi Sekda beberapa hari lalu itu.

Endang menambahkan, untuk tetap mempromosikan Sultra di HPN 2021, pihak Pemprov akan menitip beberapa hal kepada panitia HPN, seperti membuatkan seragam panitia menggunakan kain tenun khas Sulawesi Tenggara, serta hal lain. Ia juga akan berkunjung ke kantor pusat PWI untuk koordinasi lebih lanjut mengenai persiapan tersebut.

Sarjono, Ketua PWI Sultra mengaku cukup sedih sekaligus lega dengan keputusan ini. Sebab persiapan yang cukup melelahkan yang dilakukan sejak sebelum pelaksanaan HPN 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, harus berujung pergeseran waktu.

Dia juga lega, karena pandemi Covid ini membuat pengurus PWI Sultra merasa was was dengan kesuksesan kegiatan tersebut jika tetap diselenggarakan di Sultra.

“Kita bersyukur karena Covid jugalah membuat waktu kita melakukan persiapan cukup panjang. Dengan pandemi begini langkah kita terbatas, sehingga membuat kita khawatir tentang pelaksanaan HPN kalau 2021 tetap di Sultra,” ujar Sarjono.

HPN merupakan momen penting bagi seluruh insan pers seluruh Indonesia, yang puncaknya diselenggarakan tiap tanggal 9 Februari. Berbagai agenda yang melibatkan masyarakat pers maupun khalayak umum dilaksanakan dalam rangakain HPN tersebut. Setiap puncak HPN, Presiden Indonesia selalu hadir di manapun dilaksanakan. HPN juga memberi dampak positif yang besar bagi pembangunan daerah maupun perputaran ekonomi masyarakat di daerah tuan rumah.