<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>protokol kesehatan &#8211; PWI Kota Bandung</title>
	<atom:link href="https://pwikotabandung.com/tag/protokol-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pwikotabandung.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jun 2020 13:51:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>

<image>
	<url>https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2021/02/cropped-pwi-kota-bandung-1-32x32.png</url>
	<title>protokol kesehatan &#8211; PWI Kota Bandung</title>
	<link>https://pwikotabandung.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terapkan Protokol Kesehatan, Pemkot Apresiasi PWI Kota Bandung</title>
		<link>https://pwikotabandung.com/2020/06/terapkan-protokol-kesehatan-pemkot-apresiasi-pwi-kota-bandung/</link>
					<comments>https://pwikotabandung.com/2020/06/terapkan-protokol-kesehatan-pemkot-apresiasi-pwi-kota-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PWIkbdg]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 13:51:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[AKB]]></category>
		<category><![CDATA[humas bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PWI Kota Bandung H. Hardiyansyah SH]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pwi kota bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Sony Teguh Prasatya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://pwikotabandung.com/?p=206187</guid>

					<description><![CDATA[BANDUNG, PWI KOTA BANDUNG &#8212; Selama pandemi Covid 19, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung ikut serta mendukung program Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan ketat. Di lingkungan sekretariat organisasi awak media itu sendiri, terdapat hand sanitezer tepat di pintu masuk, dan sabun cuci tangan di dalam toilet. Tidak hanya itu, setiap anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANDUNG, PWI KOTA BANDUNG </strong>&#8212; Selama pandemi Covid 19, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung ikut serta mendukung program Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan ketat.</p>



<p>Di lingkungan sekretariat organisasi awak media itu sendiri, terdapat hand sanitezer tepat di pintu masuk, dan sabun cuci tangan di dalam toilet. Tidak hanya itu, setiap anggota maupun tamu yang datang, harus melewati cek suhu serta memakai masker.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="alignright"><a href="https://eljabar.com/wp-content/uploads/2020/06/Terapkan-Protokol-Kesehatan-Pemkot-Apresiasi-PWI-Kota-Bandung-3.jpeg"><img decoding="async" src="https://eljabar.com/wp-content/uploads/2020/06/Terapkan-Protokol-Kesehatan-Pemkot-Apresiasi-PWI-Kota-Bandung-3.jpeg" alt="" class="wp-image-70870"/></a></figure></div>



<p>Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Kabag Humas, mengapresiasi langkah PWI Kota Bandung yang telah menerapkan protokol kesehatan ditengah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).</p>



<p>“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada PWI Kota Bandung yang telah ikut serta menjaga dan menerapkan protokol kesehatan,” jelas Kabag Humas Sony Teguh Prasatya saat Pemantauan Pelaksanaan Protokoler Kesehatan di Sekretariat PWI Kota Bandung Jl. Ahmad Yani 262 Kawasan Stadion Persib Bandung Jumat (12/06/2020).</p>



<p>Sony yang didampingi Kasubbag Kemitraan Media yang juga Kasubbag Data Informasi, mengecek satu persatu Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia di Sekretariat PWI Kota Bandung.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="alignleft"><a href="https://eljabar.com/wp-content/uploads/2020/06/Terapkan-Protokol-Kesehatan-Pemkot-Apresiasi-PWI-Kota-Bandung-2.jpeg"><img decoding="async" src="https://eljabar.com/wp-content/uploads/2020/06/Terapkan-Protokol-Kesehatan-Pemkot-Apresiasi-PWI-Kota-Bandung-2.jpeg" alt="" class="wp-image-70869"/></a></figure></div>



<p>“Sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Kami berharap, kerjasama yang sudah berjalan baik selama ini dapat terus ditingkatkan, tanpa menghilangkan Etika dan Profesionalisme Jurnalistik Media. Mohon bantuan kawan kawan PWI Kota Bandung untuk penyebaran informasi dan sosialisasi pandemi covid 19 serta upaya pemerintah mengatasinya,” pungkas Sony.</p>



<p>Sementara Ketua PWI Kota Bandung H. Hardiyansyah SH menjelaskan, untuk menghindari dan mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya telah menerapkan aturan ketat, termasuk penggunaan masker di Sekretariat PWI Kota Bandung.</p>



<p>“Jadi setiap anggota maupun tamu yang datang ke Sekretariat PWI Kota Bandung, wajib memakai masker, cuci tangan hingga cek suhu tubuh. Ini kita lakukan setiap saat,” kata Andhy didampingi para pengurus PWI Kota Bandung. **</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pwikotabandung.com/2020/06/terapkan-protokol-kesehatan-pemkot-apresiasi-pwi-kota-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI : Wartawan Jangan Meliput Tanpa Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://pwikotabandung.com/2020/04/pwi-wartawan-jangan-meliput-tanpa-protokol-kesehatan/</link>
					<comments>https://pwikotabandung.com/2020/04/pwi-wartawan-jangan-meliput-tanpa-protokol-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PWIkbdg]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2020 06:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Atal S Depari]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pwi kota bandung]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[wabah covid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://pwikotabandung.com/?p=206112</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, PWI Kota Bandung &#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) meminta agar para wartawan tidak melakukan peliputan selama belum memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia. &#8220;Saya bangga sekali wartawan sekarang ini bisa menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi COVID-19, tapi saya mengingatkan harus mengutamakan kesehatan, mengutamakan kondisinya. Jangan sampai protokol kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>JAKARTA, PWI Kota Bandung </strong>&#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) meminta agar para wartawan tidak melakukan peliputan selama belum memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Saya bangga sekali wartawan sekarang ini bisa menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi COVID-19, tapi saya mengingatkan harus mengutamakan kesehatan, mengutamakan kondisinya. Jangan sampai protokol kesehatan diabaikan,&#8221; ujar Ketua Umum PWI Atal S Depari dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (10/4).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="//i0.wp.com/pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2020/04/eaa2ba12-e8ef-4a60-bdf6-8c2d043d76d8.jpg" alt="" class="wp-image-206113" srcset="https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2020/04/eaa2ba12-e8ef-4a60-bdf6-8c2d043d76d8.jpg 1024w, https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2020/04/eaa2ba12-e8ef-4a60-bdf6-8c2d043d76d8-300x169.jpg 300w, https://pwikotabandung.com/wp-content/uploads/2020/04/eaa2ba12-e8ef-4a60-bdf6-8c2d043d76d8-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Di samping itu, seluruh organisasi pers termasuk PWI terus mengingatkan, mengimbau, dan menyampaikan kepada seluruh anggotanya agar prosedur yang benar saat peliputan selama pandemi COVID-19 tetap dijalankan.</p>



<p>Hingga sekarang ini kegiatan peliputan sudah mulai dibatasi, dalam artian tidak lagi menimbulkan kerumunan yang sejalan dengan prinsip &#8220;physical distancing”. Oleh karena itu diharapkan kegiatan peliputan yang sebelumnya masih mengundang banyak wartawan sehingga menimbulkan kerumunan untuk dihindari selama pandemi COVID-19.</p>



<p>&#8220;Beberapa waktu lalu, karena diundang atau apa, temen-temen wartawan masih bergerombol. Ketika kita kampanye &#8216;social distancing&#8217; masih berkumpul, begitu juga di beberapa daerah,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam hal ini banyak metode peliputan yang bisa dilakukan tanpa harus mengambil risiko dengan berkerumun di lapangan, misalnya melalui televisi pool, televisi streaming, telepon seluler, dan sebagainya.</p>



<p>Hal itu sebagaimana yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 selama memberikan keterangan resmi mengenai COVID-19 dari Kantor Graha BNPB melalui sistem TV Pool, Radio Pool dan rilis pers kepada para awak media melalui grup jejaring sosial yang dikelola oleh Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.</p>



<p>&#8220;Kami meminta temen-temen wartawan lebih mengutamakan kesehatannya. Protokol kesehatan itu intinya. Sebenarnya, banyak sekali cara meliput sekarang ini, seperti TV pool, ini sudah bagus,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, menurut informasi perwakilan media-media asing di Indonesia pun sudah tidak menerjunkan lagi wartawannya di lapangan selama pandemi Corona demi mendukung upaya Pemerintah dalam rangka memutus penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.</p>



<p>&#8220;Saya dengar beberapa perwakilan media di luar, misalnya AS, Inggris, perwakilannya di sini ga ada yang di lapangan. Apalagi, sampai mengejar pasien sampai rumah sakit (RS),” tutup Atal.  ***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pwikotabandung.com/2020/04/pwi-wartawan-jangan-meliput-tanpa-protokol-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panduan Peliputan Wabah Covid 19</title>
		<link>https://pwikotabandung.com/2020/04/panduan-peliputan-wabah-covid-19/</link>
					<comments>https://pwikotabandung.com/2020/04/panduan-peliputan-wabah-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PWIkbdg]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2020 05:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[himbauan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pwi]]></category>
		<category><![CDATA[wabah covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://pwikotabandung.com/?p=206108</guid>

					<description><![CDATA[Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan, dalam pemberitaan soal Covid-19, wartawan juga harus membuat berita yang akurat, berimbang dan tidak menghakimi. Untuk memperoleh data dan fakta yang tepat, wartawan seringkali perlu juga langsung turun ke lapangan menyaksikan dan mewawancarai para pihak yang terkait dengan pemberitaan kasus Covid-19. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Wabah Covid-19 sudah menyebar ke seluruh dunia menjadi epidemi, termasuk ke Indonesia. Virus ini sangat berbahaya karena mudah menular dan sekaligus dapat mematikan. Sedangkan wartawan karena kewajiban profesinya tidak memungkinkan menghindar untuk selalu memberitakan perkembangan pencegahan, pemberantasan, penyembuhan, dan penularan Covid-19. </p>



<p>Sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan, dalam pemberitaan soal Covid-19, wartawan juga harus membuat berita yang akurat, berimbang dan tidak menghakimi. Untuk memperoleh data dan fakta yang tepat, wartawan seringkali perlu juga langsung turun ke lapangan menyaksikan dan mewawancarai para pihak yang terkait dengan pemberitaan kasus Covid-19. </p>



<p>Dengan demikian, dalam melaksanakan profesinya, wartawan sendiri rentan tertular dan menjadi pasien atau korban Covid-19. Apabila wartawan sudah positif terkena Covid19, wartawan sekaligus pula menjadi subjek yang membawa penularan Covid-19 tersebut. </p>



<p>Untuk menjaga keselamatan wartawan, sekaligus keselamatan publik dari bahaya Covid-19, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) dalam peliputan wartawan terkait Covid-19. Begitu pula karena wabah Covid-19 menimbulkan dampak di hampir semua aspek kehidupan yang sangat luas, wartawan perlu memiliki kesadaran mendalam untuk sangat berhati-hati mewartakannya. </p>



<p>Atas dasar itulah Panduan Peliputan Berita Covid-19 ini dibuat. </p>



<p>1. Wartawan dalam meliput berita Covid-19 mengutamakan perlindungan kesehatan dan keselamatan diri daripada perolehan bahan pemberitaan. Oleh karena itu wartawan selalu berupaya menghindar dari kemungkinan terjangkit Covid-19 dibanding meliput apapun dengan kemungkinan risiko terkena Covid-19. </p>



<p>2. Wartawan sebelum meliput Covid-19 perlu membekali diri dengan pengetahuan soal Covid-19. Peliputan tanpa pengetahuan yang memadai bukan saja membahayakan wartawan yang bersangkutan, tetapi juga membahayakan masyarakat luas. </p>



<p>3. Wartawan yang sedang terjangkit atau menjadi pasien Covid-19 atau sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan terkait penyakit Covid-19 tidak melakukan liputan, bahkan tidak masuk kantor perusahaan persnya. </p>



<p>4. Wartawan ketika meliput di lapangan wajib menggunakan peralatan pelindung kesehatan dan keamanan diri yang memenuhi persyaratan. </p>



<p>5. Wartawan tidak mewancarai tatap muka langsung dengan penderita Covid-19, tetapi dapat melalui wawancara jarak jauh dengan alat komunikasi seperti telepon genggam atau video conference. Selain lebih dahulu harus mendapat izin dari pasien yang bersangkutan sendiri, wawancara tersebut perlu pula memperoleh izin khusus dari dokter atau rumah sakit yang merawat atau menangani pasien Covid-19 tersebut. </p>



<p>6. Wartawan dapat mengutip dan atau menyiarkan video postingan pasien di media sosial yang tidak mengandung unsur mengerikan, fitnah, dan pelanggaran kesusilaan dengan menyebut sumbernya sekaligus memastikan sumber asal video tersebut. Wartawan tidak menyiarkan berita kasus Covid19 yang belum terverifikasi keakuratannya serta dengan menyebut jelas waktu kejadian dan sumbernya. </p>



<p>7. Wartawan tidak mewancarai dan menyebut identitas anak penderita Covid-19. </p>



<p>8. Wartawan jika tidak ada kepentingan publik yang mendesak dan luar biasa, selama wabah Covid19 masih berlangsung, tidak melakukan liputan langsung ke rumah sakit. Wartawan tidak ikut masuk ke kamar jenazah yang menyimpan atau mengurus jenazah korban Covid-19. Khusus untuk meliput area kamar jenazah, dalam keadaan mendesak, wartawan harus berada setidak-tidaknya 10 m dari arena kamar jenazah dan jenazahnya. </p>



<p>9. Wartawan dalam meliputi kasus Covid-19 harus mengambil jarak minimal 2 m dari objek liputan, termasuk jika terpaksa melakukan door stop kepada narasumber </p>



<p>10. Wartawan selama masih tersebarnya wabah Covid-19 tidak menghadiri temu pers (konprensi pers) tatap muka langsung, kecuali yang sangat penting dan mengandung kepentingan publik yang besar dan mendesak.</p>



<p>11. Wartawan dalam pemakaian drone untuk peliputan Covid-19 tidak mengganggu suasana tempat perawatan pasien dan ketertiban umum serta mengikuti Kode Perilaku Wartawan. </p>



<p>12. Wartawan mengikuti petunjuk dan saran yang dikeluarkan oleh negara atau pemerintah dan asosiasi dokter yang diakui. Misalnya wartawan mengikuti anjuran untuk selalu cuci tangan sesering mungkin dengan sabun biasa atau antimikroba dan bilas dengan air mengalir. Pastikan untuk mengeringkan tangan dengan handuk bersih. Cuci tangan segera setelah kontak dengan sekret pernapasan (misalnya setelah bersin). Lakukan praktik kebersihan/ batuk pernapasan yang baik. </p>



<p>13. Wartawan berhak meminta perusahaan pers menyediakan dan menanggung peralatan keperluan perlindungan kesehatan dan keamanan diri wartawannya, serta membiayai perawatan wartawan yang terkena dampak penyakit Covid-19. </p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pwikotabandung.com/2020/04/panduan-peliputan-wabah-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
